Skip to main content

TJSL

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkomitmen menjalankan peran strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan menghadirkan inisiatif yang terintegrasi di bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekonomi lokal di wilayah operasional, selaras dengan prinsip ESG dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), guna menciptakan nilai tambah sosial, memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan, dan mendukung pertumbuhan yang inklusif serta berkelanjutan bagi masyarakat dan perusahaan.

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

Selaras dengan kegiatan bisnis yang menunjang distribusi migas nasional, PTK juga memiliki komitmen penuh bahwa kegiatan operasional perusahaan memberikan dampak positif dan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang hidup di sekitar agar lebih sejahtera dan mandiri. Terciptanya masyarakat di sekitar wilayah operasi yang sejahtera dan mandiri, serta lingkungan yang lestari adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan dan merupakan pemenuhan kewajiban perusahaan menjadi warga masyarakat yang baik (good corporate citizen).

Kepedulian perusahaan terhadap Corporate Social Responsibility didasari oleh tiga prinsip dasar yang dikenal dengan istilah Triple Bottom Line, meliputi Profit, People, dan Planet. Ketiganya harus berjalan sinergis dan berkesinambungan, yaitu : Profit, perusahaan berorientasi keuntungan ekonomi; People, perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan manusia; dan Planet, perusahaan diharuskan untuk peduli terhadap lingkungan hidup berkelanjutan.

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan harus selaras dengan rencana pembangunan pemerintah, yang mengacu pada tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG), juga dengan rencana TJSL Holding dan Subholding.

Tahun 2022, Program TJSL PT Pertamina Trans Kontinental terdiri dari 3 Pilar, yaitu:

Pilar Sosial

Pertama yaitu bidang Kemasyarakatan, dengan program-program yaitu memberikan bantuan kepada korban bencana alam, bantuan kepada anak yatim piatu dan Yayasan Yatim Piatu / Panti Asuhan di wilayah kerja PTK, bantuan Qurban di wilayah kerja kantor PTK Pusat, dan bantuan kegiatan sosial masyarakat lainnya.

Kedua yaitu bidang Pendidikan, dengan program-program yaitu memberikan bantuan sarana dan prasarana pendidikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di masa pandemic, mendukung program pemerintah pada masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), diantaranya adanya program PTK Mengajar dalam bentuk Pembelajaran daring. Selanjutnya program beasiswa bagi mahasiswa di daerah pesisir, tahun ini dengan lokasi di Semarang dan Sorong.

Ketiga yaitu Bidang Kesehatan, dengan program-program yaitu mendukung program pemerintah dalam peningkatan kesehatan Ibu dan Anak, juga lansia, yang berlokasi di Tanggamus, meningkatkan kapasitas (skill) kader posyandu dalam upaya peningkatan layanan Kesehatan, yang berlokasi di Tanggamus, penyuluhan Kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), juga berlokasi di Tanggamus, dan Donor Darah, berlokasi di Jakarta.

Pilar Ekonomi

Pertama yaitu Bidang Infrastruktur dengan program-program yaitu pemberian bantuan pembangunan / renovasi rumah ibadah di wilayah kerja PTK, dan bantuan pembangunan / renovasi sekolah / sarana umum di wilayah kerja PTK.

Kedua yaitu Bidang Pemberdayaan, dengan program-program yaitu mendorong terciptanya wirausahawan yang mampu bersaing dan mandiri dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga serta meningkatkan produktifitas kelompok usaha berbasis potensi lokal. Adapun program konkretnya antara lain Pemberdayaan Perempuan Pesisir di Batam, Surabaya, dan Balikpapan, Peningkatan Pengetahuan dan Pengembangan Budidaya Keramba Jaring Rampus di Tanggamus, Peningkatan Pengetahuan dan Keahlian Petani di Tanggamus, Perkembangbiakan hewan ternak dan pengelolaannya, juga di Tanggamus, Lampung.

Pilar Lingkungan

Dalam Bidang Lingkungan ini program-program yang dijalankan yaitu membantu pemerintah dalam pencegahan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup dengan pengelolaan limbah sampah, juga mendukung program pemerintah Kampung Iklim dan Ketahanan Pangan. Adapun program konkretnya yaitu Bank Sampah di Medan dan Jambi, Penanaman 1000 Mangrove di Makassar, Kebersihan Laut/Pantai di Semarang, serta bantuan kegiatan lingkungan lainnya.

Salah satu program pada Pilar Lingkungan Perusahaan adalah program bank sampah terpadu. Dalam pelaksanaan program bank sampah terpadu kesemuanya mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari pemerintah, diantaranya :

  1. Bank sampah di Kota Medan pada tahun 2019 mendapat apresiasi dari Dirjen Pendidikan anak usia dini atas upaya bank sampah PAUD Fitri yang mengintegrasikan bank sampah dengan PAUD, dengan membayar iuran SPP dengan sampah.
  2. Bank sampah Jambi pada tahun 2019 mendapat apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) tingkat Kota Jambi yang aktif dalam upaya melibatkan remaja dan masyarakat dalam gerakan pilah sampahnya.
  3. Bank sampah Makassar pada tahun 2019 juga mendapat piagam penghargaan bank sampah pulau terbaik 1 dari pihak Unilever.

Pada tahun 2021, PTK juga meraih penghargaan dari Media BUMN Track dalam ajang TJSL & CSR Award 2021 untuk Pilar Ekonomi dan Pilar Lingkungan.

Dan di tahun 2022, PTK kembali meraih penghargaan pada TJSL & CSR Award 2021 untuk Pilar Lingkungan.

Sesuai dengan tujuan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan, PTK akan terus konsisten dalam mempertahankan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, bergerak selaras membantu masyarakat mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan