Saat Akses Darat Lumpuh, PTK Hadir Menembus Laut Membawa Harapan dan Bantuan Kemanusiaan untuk Sumatera

Ketika akses darat menuju wilayah terdampak bencana terputus total, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai tulang punggung layanan logistik maritim nasional. Melalui jalur laut, PTK mengerahkan dukungan operasional untuk memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan dari Teluk Kabung menuju Sibolga, Sumatra, tetap berlangsung tanpa hambatan. Dalam misi ini, PTK bersinergi dengan PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT Pertamina Patra Logistik (PPL), menghadirkan perjalanan bantuan yang aman, cepat, dan terkoordinasi, meski kondisi di lapangan menuntut respons yang ekstra tangguh.

Bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan dasar bagi masyarakat, mulai dari sembako, obat-obatan, perlengkapan mandi, hingga perlengkapan kebersihan yang dihimpun dari PTK, PIS, PPL, dan FLEET. Seluruh logistik tersebut dimuat menuju kapal tanker MT Kasim yang tiba di Teluk Kabung pada 5 Desember 2025. Karena posisi kapal tidak memungkinkan sandar langsung ke dermaga, PTK menjalankan proses pemindahan barang melalui perahu kecil secara bertahap. Proses ini menjadi gambaran nyata ketangguhan tim lapangan PTK dalam memastikan bahwa bantuan tetap bergerak—bahkan ketika jalur darat lumpuh dan akses langsung tidak tersedia.

Pada 6 Desember 2025, MT Kasim resmi diberangkatkan dari Teluk Kabung membawa bantuan untuk masyarakat Sibolga. Keberangkatan ini tidak lepas dari kerja keras tim operasi PTK, perwira kapal, Mooring Gang PPL, crew PIS, serta dukungan masyarakat setempat. Selama perjalanan laut, PTK dan PIS terus melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi cuaca, rute pelayaran, dan efisiensi proses distribusi. Langkah ini memastikan operasi kemanusiaan berjalan dengan standar keselamatan tinggi dan ketepatan waktu yang menjadi fondasi keandalan logistik maritim PTK.
Lebih dari sekadar respon tanggap darurat, aksi kemanusiaan ini mempertegas positioning PTK sebagai perusahaan Integrated Marine Services yang adaptif, andal, dan memiliki kecepatan eksekusi tinggi dalam berbagai kondisi operasional. Keterlibatan PTK tidak hanya memberikan dukungan teknis, tetapi juga memperkuat reputasi perusahaan sebagai entitas yang mampu menghadirkan solusi maritim strategis dalam situasi bencana. Dalam konteks yang lebih luas, langkah ini mencerminkan komitmen PTK untuk menjadi bagian dari pemulihan nasional melalui kekuatan armada dan kesiapan kru yang selalu siap siaga.

VP Legal & Relations PTK, Bapak Amran Reza, menegaskan bahwa dukungan ini adalah wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan. “Kami bukan hanya mendukung operasional maritim Pertamina Group, tetapi juga hadir untuk masyarakat. Setiap bantuan yang kami salurkan merupakan bagian dari komitmen PTK untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi lingkungan dan bangsa,” ujarnya.
Direktur Utama PTK, Bapak I Ketut Laba, menambahkan bahwa operasi ini mencerminkan nilai dan karakter perusahaan. “PTK bekerja tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan bisnis, tetapi juga untuk membawa harapan. Sinergi Pertamina Group dalam operasi kemanusiaan ini menunjukkan bahwa kepedulian dan profesionalisme dapat berjalan sejalan untuk mendukung pemulihan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan bergeraknya MT Kasim melalui jalur laut membawa bantuan kemanusiaan, PTK menegaskan satu hal penting: ketika daratan terputus, harapan tetap bisa bergerak. PTK berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana dan memastikan setiap logistik kemanusiaan tersalurkan dengan aman, cepat, dan tepat sasaran—selaras dengan nilai pelayanan, kemanusiaan, dan solidaritas bangsa.
